Rabu, 12 Desember 2018

RAKERNAS SENKOM 2018



  Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang menghadiri acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Senkom Mitra Polri tahun 2018 yang digelar di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, pada 5-6 Desember 2018.
"Perhelatan akbar Senkom Mitra Polri kali ini bebarengan dengan agenda bangsa, yaitu Pemilu Legeslatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 – 2024. Dan diikuti sekitar 2.000 orang dari perwakilan kabupaten dan kota se-Indonesia serta Undangan,"
“Rakernas secara umum berlangsung lancar dan semarak. Peserta yang hadir mewakili dari 34 Pengprov se-Indonesia, terdiri dari 400-an kabupaten/kota serta ditambah para undangan. Sedangkan untuk Wilayah Jawa Timur sendiri ada 29 kabupaten dan 9 kota,
Dalam Rakernas ini, PP Senkom mengangkat tema: “Senkom Untuk NKRI: 14 Tahun Senkom Mitra Polri; Pemberdayaan, Partisipasi, dan Penguatan Kapasitas”. Tema ini relevan dengan kondisi bangsa selaras dengan usia dan kemampuan Senkom dalam sumbangsihnya kepada masyarakat, bangsa dan negara, “Senkom dalam pengabdiannya kepada NKRI terbagi dalam tiga cluster, Kamtibmas, Kebencanaan, dan Bela Negara,
Sementara itu dalam sambutannya, Kakor Binmas Baharkam Polri, Irjen Pol H. Arkian Lubis menyatakan kekagumannya atas Rakernas Senkom. Ia tahu benar kiprah Senkom dalam membantu kepolisian hingga di pelosok-pelosok pedesaan.
“Saya meminta kepada para anggota Senkom untuk bekerja sama dan berkoordinasi dengan kepolisian dan badan-badan terkait medan operasi Senkom,” ujar Arkian. Senkom bagi kepolisian merupakan mitra strategis kepolisian dalam menjaga Kamtibmas. Menurutnya UU Kepolisian mengatur untuk memelihara Kamtibmas, polisi dibantu salah satunya oleh pengamanan swakarsa (Pamswakarsa).
Menurutnya, pamswakarsa lahir dari masyarakat dalam bentuk ormas, “Senkom dengan seragamnya, sudah menunjukkan merupakan personil yang terlatih, dilantik, sekaligus dikukuhkan. Kami bekerja sama dengan Senkom, mencegah potensi gangguan keamanan, agar tak menjadi gangguan atau gangguan nyata,” pungkas Arkian.
Arkian meminta Senkom mengembangkan jaringannya hingga ke tingkat paling bawah, Rukun Tetangga (RT). Senkom merupakan bagian pemolisian masyarakat, yang bekerja sama dengan Polri mengatasi ancaman berupa radikalisme dan narkoba – yang saat ini menjadi ancaman kamtibmas yang utama.
Arkian menyebut dalam sejarah Senkom, kepolisian telah melibatkan Senkom dalam Operasi Ketupat dan Operasi Lilin, “Kami menyadari, personil kepolisian jumlahnya terbatas untuk melaksanakan tugasnya di seluruh wilayah Indonesia, Senkom merupakan mitra strategis kepolisian di seluruh tanah air,” pungkasnya















Tidak ada komentar:

Posting Komentar